Wednesday, August 29, 2007

Sekelumit Kenangan


Foto di atas, adalah foto bekas kampus saya sekolah dulu. Berstatus sebagai mahasiswa buangan, bersama teman2 saya menempati kampus yang baru yang terletak di dusun Paingan, Maguwoharjo. Mengapa dikatakan buangan? karena saat itu semua pusat kegiatan perkuliahan berada di Mrican, sedangkan kami harus belajar di kampus nan sepi yang jauh dari jalan raya.
Saat itu kampus saya baru ada 3 bangunan, masing2 berlantai 4. Dua bangunan sebagai ruang kuliah dan 1 bangunan sebagai ruang laboratorium.
Pembangunan gedung2 baru yang dikerjakan mau gak mau meninggalkan bising di setiap perkuliahan. Pokoknya stress deh, udah jauh kemana-mana, udah gitu bising tiap hari selama kurang lebih 4 tahun. Wuiiiiih.
Kadang kalau gak karena tanggung jawab, males rasanya pergi sekolah. Apalagi saya kuliah PP dari rumah memakan waktu kurang lebih 45 menit/sekali jalan berkendara motor.
Segalanya berubah menyenangkan, ketika tahun ke 4 seluruh bangunan selesai di kerjakan. Udah gitu kami2 mendapat tambahan mahasiswi buangan jurusan Psikologi dan Farmasi.
Rasanya jadi getol pergi kuliah, liat cewek2 cantik.
Mungkin karena itu pula saya jadi betah di kampus, jadi lulusnya lama banget 6 tahun.
Teori abis 4.5 tahun skripsi 1.5 tahun, waktu yang terlalu lama buat orang se-jenius saya :D:D
(Rasanya kangen juga udah lama gak ketemu temen2 seperjuangan nongkrong di warung :()

Monday, August 27, 2007

Kamus Bahasa Indonesia di Henpon Saya


Sebenarnya saya sudah lama ganti henpon yg lumayan lengkap fasilitasnya. Bisa kirim email, brosing2 internet, bahkan bisa poto2 juga, walopun kualitas potonya masih standard vga.
Tetapi seperti kebanyakan orang awam, saya cuma memakai fasilitas standar aja, nelpon dan sms.
Bahkan sms-pun sekarang saya jarang pakai, berhubung dulu juga beli henpon buat sms-an ama pacar yg saat itu masih ada di lain kota. Jadi begitu pacar saya nikahin, keberadaan henpon jadi berasa nganggur. Paling cuma ngendon di almari.
Kalo tidak karena istri saya kemaren, minjem henpon saya buat kirim sms (berhubung hp dia kebetulan habis pulsanya), saya tidak tau kalo henpon saya ternyata menyimpan 'kemudahan' untuk mengirim sms.
Ya, hp saya ternyata sudah di lengkapi fasilitas kamus/dictionary dalam bahasa Indonesia.
Kita tinggal aktifkan dictionary, lalu ubah di tools>>setting>>phone>>general>>writing languages>>Indonesia.
Dan jreng, kita tinggal pencet 1 kali keypad untuk menulis sejumlah kalimat di sms text area, kita tidak perlu pencet berulang-ulang keypad untuk mencari huruf yang kita inginkan.

Sebenarnya, fasilitas kamus ini juga dulu saya sering pake di henpon siemens saya, tetapi saat itu kamus-nya masih bhs Inggris.

(dasar katrok heuehueu :D)

Wednesday, August 22, 2007

H E R O E S


Sejak awal bulan Agustus ini saya dan istri, setiap abis sholat Magrib pasti deh nongkrongin tipi buat nonton HEROES.
Serial tipi yang lumayan beda jika di bandingkan dengan serial2 bule terdahulu. Pilem ini menceritakan kehidupan orang2 yang mempunyai kemampuan di luar batas kemampuan manusia normal. Banyak karakter dan kemampuan2 yang mereka miliki.
Pokoknya komentar saya, yang bikin pilem om Tim Kring, memang udah kebangetan nge-hayalnya.
Tapi justru yang aneh2 begonoan yang bikin pilem gk monoton. Udah gitu pemeran ceweknya cakep2 hihiihii (khusus yang ini jangan bilangin istri saya yah :D )
Halaaaah, dibilangin juga gak papa, wong istri saya nonton gara2 pemeran cowoknya cakep2 katanya huahuahauaua.
Padahal kurang cakep gimana sih saya ? [narsis mode : on]

Thursday, August 16, 2007

Jogja Tempo Dulu

Dalam rangka memperingati dan mengenang perjuangan para pahlawan kemerdekaan, saya mau menampilkan beberapa foto Jogja dan pejoeang tempoe doeloe, mengingat Jogja sebagai salah satu basis perjuangan dalam rangka memperjuangkan Kemerdekaan RI.

Siti Hinggil 1935
(
Sebuah gedung bersejarah di utara alun-alun Selatan)


Ngasem 1809
(Pasar tempat jual beli hewan)


UGM Tempo Doeloe
(Tempat lahirnya para pemikir-pemikir hebat, termasuk Istri saya di dalamnya :D )



Sudut perempatan Kantor Pos Jogja
(Di sana terdapat bangunan2 bersejarah lainnya)



Stasiun Toegoe
(Tempat naek turun pejuang dari kereta kalo abis dari medan perang)



Perempatan Toegoe
(Salah satu simbol Kota Jogja)



Malioboro 1936
(Classic sekali yah)


Malioboro Jaman Kumpeni
(Dari jaman dulu, Malioboro sudah banyak di datengi pelancong bule :D)



Prajurit Keraton
(Para simbah-simbah sedang latihan baris berbaris ala Prajurit Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat)




Pejoeang Kemerdekaan
(Laskar Pejuang Rakyat)



Disclaimer : Gbr dikumpulkan dari internet. Saya lupa link source-nya.

Memperingati HUT RI Ke 62



Sudah lama keluarga saya sejak Simbah Buyut, Kakek-Nenek, Bude-Pak de, Pak lik, Bu Lik, Om-Tante, Adik hingga Orang tua saya bahkan saya sendiri, hidup dan bernafas serta mencari makan di sini di Indonesia.
Negara dengan keragaman kultur, budaya, ras, agama dan tentu satu yang tidak terlupakan Indonesia sangat kaya akan keragaman dan keaneka ragaman KORUPSI.

Selamat ulang tahun bangsaku, semoga di masa depan warga negara-mu bisa benar2 bisa MERDEKA.
Karena di MERDEKA-mu yang ke 62 sekarang ini kata MERDEKA masih belum bisa di rasakan oleh seluruh warga negaramu.

HAPPY BIRTHDAY BANGSA-KU !!


Note : Thanks to Bob tio for HUT RI Ke 62 Logo.

Tuesday, August 14, 2007

Cumi-cumi Asam Manis


Menu favorite saya yang berikutnya adalah cumi goreng asam manis.
Kebetulan istri saya kemaren kepengen makan ikan bakar. Jadi deh kita berangkat beli ikan bakar di kolam pemancingan di sebelah barat kota Jogja.

Berhubung kurang puas, akhirnya beli ikan mentahan di Pantai Depok buat di masak sendiri.
Dan tentu saja saya tidak lupa meminta istri saya buat di masakin menu pavorit saya cumi goreng asam manis.

Bagi yang kepengen, nanti coba beli atau saya saranin masak sendiri aja, biar puas.
Ini bumbu dan cara yang memasaknya :

BAHAN :
250 gr cumi-cumi, potong 2 cm
1/4 bh jeruk nipis, ambil airnya
1/2 bh bawang bombai, potong memanjang
3 siung bawang putih, iris tipis
4 sdm saus tomat
2 sdm saus cabai
1/2 sdt garam
1/2 sdt gula pasir
Minyak goreng untuk menumis
50 ml air

CARA MEMBUAT :
1. Tumis bawang bombai dan bawang putih sampai harum.
2. Masukkan cumi-cumi, saus tomat, saus cabai, garam, gula pasir, dan air jeruk nipis, aduk rata sampai matang, angkat.

Source : Tabloid Nova

Friday, August 10, 2007

Info Penerimaan CPNS 2007


Heueheu kalo mendengar PNS, yang terbayang adalah hidup enak, dapat gaji bulanan, kerja gak jelas dan dapat pensiun. Saya juga dulu pernah berburu rame2 mendaptar CPNS sama temen2 selulus SMU.
Mungkin adik sepupu juga sekarang yg baru aja lulus, mungkin tertarik buat mendaptar, berhubung di deplu sekarang sedang ada penerimaan CPNS. Moga2 aja dia baca blog saya

Lowongan CPNS 2007 Departemen Luar Negeri

Thursday, August 09, 2007

Asapmu bukan Untuk-Ku


Sudah sering saya mendapat undangan buat pernikahan sodara atau temen. Kalo ada waktu saya tidak berkeberatan untuk meluangkan waktu untuk menghadiri.
Bagaimana tidak dilihat dr keistimewaannya, undangan itu sangat berarti sekali, setidaknya si peng-undang ingat akan diri kita jadi secara tidak langsung kita di akui keberadaanya, iya kan?

Well, sebenarnya bukan itu yang ingin saya tulis tapi another thing, tapi buat pembukaan gak apalah ngomongin soal undangan berhubung saya kemarin minggu habis pergi kondangan juga. Jadi sepertinya relevan juga dengan cerita yg akan saya tulis.

Seperti biasa, saya kalo datang ke undangan pasti nyari duduk yg paling depan, tempat yang paling sering dihindari sama orang (mirip2 jaman kuliah deretan kursi dua dr depan biasanya menjadi momok yang paling tabu buat di tempati :D).
Bukan apa2 sih, duduk di tempat manapun saya bersedia, toh saya bukan tipe orang yang menganut "tabu" akan hal ini dan itu, maksud saya dengan duduk didepan saya bisa sedikit bernafas lebih bersih setidaknya terhindar dari asap rokok, yg biasanya menjadi ritual yang sangat penting bagi sebagian orang buat merokok di tempat2 seperti itu, apalagi di sebuah acara undangan pernikahan.

Maklum semenjak saya memutuskan berhenti untuk merokok 2 tahun yang lalu, saya berusaha sesedikit mungkin menghisap asap beracun itu. Walopun akhir2 ini saya merasakan berhenti merokok bukan berarti 100% terhindar dr asap beracun itu. Toh akhirnya dalam keseharian, dalam pergaulan, dan kerja saya SERING dengan terpaksa menjadi PEROKOK PASIF, dan kata sebagian pakar menjadi perokok pasif bukan berarti lebih tidak lebih berbahaya dr perokok aktif.
Tapi mau bagaimana lagi, sepertinya undang2 yang mengatur tentang rokok sepertinya menjadi lelucon yang basi saja.

Menjadi perokok pasif tentu sangat tidak mengenakan hati, tau sendirilah orang2 yg mendapat kenikmatan dr rokok, tapi kita yang di PAKSA menampung racun2 dr asap rokok mereka.
Bukan tidak mau saya mengingatkan, tapi saya gak mau dikatakan mengganggu kenikmatan orang lain.
Biarlah saya yang mengalah, dan lebih baik saya berusaha menghindari sebisa mungkin, mungkin itu cara terbaik, daripada saya kehilangan teman atau bahkan di benci orang2 gara2 saya sok MENGINGAT-kan mereka.

Walopun saya tau, ada sebagian hak saya yang di rampas mereka.

Wednesday, August 08, 2007

Selamat Berbahagia

Mengirim ucapan sms buat temen yg barusan aja menikah tentu hal yg lumrah, sama hal-nya dengan saya yg mengirimkan sms ucapan selamat berbahagia kepada teman curhat saya, berhubung dia baru saja melangsungkan pernikahan.

Kira-kira begini isi sms dr saya :
"Selamat hanimun ya, jangan lupa 'nambah' "

Dan ini balasan sms-nya :
"Gak usah nambah jeng, cukup 'icip-icip' aja, kan masih di rumah mertua"
Wakakakkaa saya dan istri saya ketawa bareng baca tuh sms.


Dan ini sedikit komentar dr istri saya
"Dasar laki-laki, kalo ngomong pasti kemproh"

(*Kemproh = kalo gk salah artinya vulgar)

Heueheueeu

Selamat Berbahagia buat Ipoel semoga menjadi keluarga yg bahagia selalu.

Wednesday, August 01, 2007

Selembar Bulu Mata


Konon di Hari Pembalasan kelak, ada seorang hamba Allah sedang diadili. Ia dituduh bersalah,menyia-nyiakan umurnya di dunia untuk berbuat maksiat.

Tetapi ia bersikeras membantah. "Tidak. Demi langit dan bumi sungguh tidak benar. Saya tidak melakukan semua itu."

"Tetapi saksi-saksi mengatakan engkau betul-betul telah menjerumuskan dirimu sendiri ke dalam dosa," jawab malaikat.

Orang itu menoleh ke kiri dan ke kanan, lalu ke segenap penjuru. Tetapi anehnya, ia tidak menjumpai seorang saksi pun yg sedang berdiri.
Di situ hanya ada dia sendirian. Makanya ia pun menyanggah, "Manakah saksi-saksi yg kau maksudkan? Disini tdk ada siapa kecuali aku dan
suaramu."

"Inilah saksi-saksi itu," ujar malaikat.

Tiba-tiba mata angkat bicara, "Saya yg memandangi."
Disusul oleh telinga, "Saya yg mendengarkan."
Hidung pun tidak ketinggalan, "Saya yang mencium."
Bibir mengaku,"Saya yang merayu."
Lidah menambah, "Saya yang mengisap."
Tangan meneruskan, "Saya yang meraba dan meremas."
Kaki menyusul, "Saya yang dipakai lari ketika ketahuan."

"Nah kalau kubiarkan, seluruh anggota tubuhmu akan memberikan kesaksian tentang perbuatan aibmu itu", ucap malaikat. Orang tersebut tidak dapat membuka sanggahannya lagi. Ia putus asa dan amat berduka, sebab sebentar lagi bakal dijebloskan ke dalam jahanam. Padahal, rasa-rasanya ia telah terbebas dari tuduhan dosa itu.

Tatkala ia sedang dilanda kesedihan itu, sekonyong-konyong terdengar
suara yg amat lembut dari selembar bulu matanya: "Saya pun ingin juga mengangkat sumpah sebagai saksi."

"Silakan", kata malaikat.

"Terus terang saja, menjelang ajalnya, pada suatu tengah malam yg lengang, aku pernah dibasahinya dengan air mata ketika ia sedang menangis menyesali perbuatan buruknya".

"Bukankah nabinya pernah berjanji, bahwa apabila ada seorang hamba kemudian bertobat, walaupun selembar bulu matanya saja yg terbasahi air matanya, namun sudah diharamkan dirinya dari ancaman api neraka?"

"Maka saya, selembar bulu matanya, berani tampil sebagai saksi bahwa ia telah melakukan tobat sampai membasahi saya dengan air mata
penyesalan".

Dengan kesaksian selembar bulu mata itu, orang tersebut di bebaskan dari neraka dan diantarkan ke surga.

Sampai terdengar suara bergaung kepada para penghuni surga: "Lihatlah, Hamba Tuhan ini masuk surga karena pertolongan selembar bulu mata."


Notes :
Tulisan ini saya dapat dari belahan dunia yang bernama internet.
Saya tidak tahu author dr penulis-nya, btw terima kasih.

Sate Ayam Rasa Kambing



Setiap hari lewat Jl.Bausasran, setiap hari pula liat tulisan papan berukuran kurang lebih 30 x 40 cm di utara jalan mempromosikan jualan sate bertuliskan "Sate Ayam Rasa Kambing".
Udah lama penasaran pengen nyoba beli, tapi berhubung saya gak suka sama sate ayam jadi saya gak jadi beli buat nyobain.
Tapi tetep aja tuh 'tulisan' bikin saya penasaran sama tuh sate.

Apakah tuh sate cuma sate ayam tapi bumbunya bumbu sate kambing
Atau
Sate ayam tapi di campur dengan daging kambing
Atau juga
Tuh sate ayam biasa, tetapi sebelum di sembelih itu ayam di kawinin dulu sama kambing yah? biar dapet aroma kambingnya :D